" nama ustad " : " < b > ust . ahmad sarwat , lc . , ma < / b > " , " judul " : " < h3 > halal kerja di media televisi ? < / h3 > " , " isi " :[ " assalamu ' alaikum wr . wb . " , " ustadz yang rahmat oleh allah swt . saya punya orang kakak yang kerja di salah satu stasiun televisi swasta . lama ini dia selalu rasa bimbang dengan gaji yang dapat , karena rasa dukung hadap bagai tayang di televisi yang terkadang lebih banyak mudharatnya daripada manfaat . kakak saya kerja di situ bagai teknisi karena dia orang sarjana teknik , saya ingin tanya halal hasil / gaji ingat kembang tayang di televisi saat ini sangat khawatir dan banyak yang tidak didik ? " , " terima kasih atas perhatiaannya , mohon maaf bila ada yang kurang jelas dan mohon jawab segera . terima kasih . " , " wassalam , " ] , " jawaban0 " :[ ] , " jawaban1 " :[ " thu 23 november 2006 09 : 13  " , "  4 . 696 views  n " , " n " , " n " , " assalamu ' alaikum wr . wb . " , " ustadz yang rahmat oleh allah swt . saya punya orang kakak yang kerja di salah satu stasiun televisi swasta . lama ini dia selalu rasa bimbang dengan gaji yang dapat , karena rasa dukung hadap bagai tayang di televisi yang terkadang lebih banyak mudharatnya daripada manfaat . kakak saya kerja di situ bagai teknisi karena dia orang sarjana teknik , saya ingin tanya halal hasil / gaji ingat kembang tayang di televisi saat ini sangat khawatir dan banyak yang tidak didik ? " , " terima kasih atas perhatiaannya , mohon maaf bila ada yang kurang jelas dan mohon jawab segera . terima kasih . " , " wassalam , " , " n " , " hati - hati dalam jalan agama memang sangat baik . demikian juga sikap wara ' hadap rizki yang kita terima , memang sangat anjur . " , " kerja di buah usaha yang produk haram , sehingga hasil utama usaha itu memang semata - mata dari sumber yang haram , memang hukum haram . sebab cara langsung akan kena larang dari allah swt untuk tidak saling tolong dalam dosa dan musuh . " , " allah swt telah firman : " , " ( qs . al - maidah :3 ) " , " misal kerja di usaha yang gerak di bidang lacur , atau kelola tempat - tempat maksiat , atau usaha edar narkoba , jual beli manusia ( trafiking ) , mafia jahat dan terus , maka semua itu memang haram oleh ayat di atas . " , " karena meski tidak cara langsung laku jahat dan dosa , tetapi kerja di dalam usaha itu sama saja dengan beri darah segar , tenaga ektra atau vitalitas sendiri di dalam maksiat kepada allah swt . ingat usaha seperti itu memang jelas - jelas haram . " , " benar televisi adalah teknologi yang bebas nilai . gantung siapa yang guna . kalau yang guna hitler untuk kampanye idealisme facisme - nya , atau para gembong jahat tak moral yang lancar usaha , maka tv itu adalah jahat dan maksiat . " , " namun bila yang guna orang - orang moral yang siar hal - hal yang manfaat , mal tidak ada unsur maksiat , syirik , dosa dan fitnah , maka tv itu jadi media baik . " , " dalam nyata , lama ini nyaris belum kita temu tv yang isi 100 maksiat dan dosa , bagaimana tidak yang isi 100 baik semua . nilai - nilai keburu dan baik saling rebut tempat di dalam tiap stasiun tv . sukses masing - masing sangat tentu oleh orang yang dukung di dalam tiap stasiun tv . " , " kalau orang - orang di dalam buah stasiun tv lebih banyak dan lebih dominan dari kalang yang baik - baik , maka acara yang buruk dan rusak biasa sangat minimal . balik , kalau dominasi oleh para dosa , isi pun akan dominasi oleh maksiat dan mungkar . " , " tinggal bagaimana posisi kita sekarang ini , apakah kita akan tinggal semua stasiun tvyang bau maksiat begitu saja , lalu diri tv islam sendiri ? atau kita masih pikir untuk laku ' islamisasi ' dari dalam tubuh ? " , " ideal , umat islam memang harus punya tv sendiri , bahkan bukan hanya satu buah , minimal 10 buah stasiun . ingat luas wilayah negeri ini dan jumlah umat islam besar di dunia ada di negeri ini . " , " tapi jangan puluh , satu pun kita tidak punya . cita - cita yang ideal memang harus selalu dengung , namun lama belum terwujd bukan arti kita pangku tangan diam saja . semua upaya ke arah kuasa teknologi televisi harus milik oleh umat islam . dan salah satu tempat latih yang paling utama adalah kerja pada stasin televisi , baik bagai redaksi , teknisi , kru atau bagi lain . " , " semua itu laku hingga suatu saat nanti umat islam sempat punya stasiun tv sendiri , lalu saat itu kita sudah punya sdm yang alam di bidang , tidak lagi raba - raba . " , " di sisi lain , rasa juga kurang tepat kalau kita vonis bahwa semua stasiun tv itu 100 isi maksiat . banyak program yang baik - baik , meski tidak harus selalu program dakwah dan agama . berita , dialog , beberapa jenis film atau bahkan beberapa jenis tayang ringan , banyak yang masih boleh bilang baik . tentu kriteria masih perlu diskusi lagi . " , " mengapa kita tidak pikir untuk tingkat kuantitas program yang baik dan manfaat ? atau tingkat kualitas program yang sudah ada sehingga jadi lebih baik . dasar buah kaidah : " , " ( sesuatu yang tidak bisa dapat semua , tidak harus tinggal semua ) . "
